Hereditas pada Manusia

Penyakit menurun


Disusun oleh

Nama: Zulfatin Nashihah 
Kelas: XII-9
Absen: 34

 A. Hemofilia

    Menurut Suryo, 2011: 206, hemofilia ialah suatu penyakit keturunan yang mengakibatkan darah seseorang sukar membeku di waktu terjadi luka. Biasanya darah orang normal bila keluar dari luka akan Biasa Beku dalam waktu 5-7 membeku tetapi pada meng hemofilia, darah akan membeku antara 50 menit sampai 2 jam, sehingga mudah menyebabkan orang meninggal dunia karena kehilangan darah.

   Perkawinan antara seorang perempuan normal homozigotik (HH) dengan laki-laki hemofilia (h-) akan menghasilkan anak perempuan maupun laki-laki normal. Walaupun anak perempuan itu normal, tetapi ia "carrier". Jika ia menikah dan kebetulan mendapatkan suami hemofilia pula, maka separoh dari jumlah anak laki-lakinya ada kemungkinan hemofilia. Sedangkan genotipe hh bersifat letal. Dengan demikian tidak ada perempuan yang hemofilia. Perhatikan persilangan berikut.


Pada persilangan di atas, seorang perempuan normal yang menikah dengan laki-laki hemofilia akan mempunyai anak-anak yang semuanya normal. Jadi ayah tidak mewariskan gen hemofilia yang dimilikinya kepada anak. Perhatikan persilangan berikut.

 Pada persilangan di atas,seorang perempuan normal tetapi carrier menikah dengan laki-laki hemofilia,akan dapat menghasilkan anak perempuan hemofilia.


B. Buta warna

   Buta warna adalah penyakit keturunan yang disebabkan oleh gen resesif c (asal dari kata "colour blind"). Karena gennya terdapat dalam kromosom X , sedangkan seorang perempuan dapat normal homozigotik (CC),normal heterozigotik (Cc) atau yang jarang dijumpai homozigotik (cc) sehingga buta warna.

Laki-laki hanya memiliki sebuah kromosom-X saja, sehingga ia hanya dapat normal (C-) atau buta warna (c-) saja. Perhatikan persilangan berikut.

Pada persilangan di atas, laki-laki buta warna menikah dengan perempuan normal, maka semua anak akan normal. Perhatikan juga

Pada persilangan di atas, seorang laki-laki normal menikah dengan perempuan buta warna. Semua anak perempuan akan normal, tetapi semua anak laki- laki buta warna. Di sini tampak adanya "criss-cross inheritance" (cara menurun bersilang), karena sifat ayah diwariskan kepada anak perempuan, sedangkan sifat ibu kepada anak laki-laki. Perhatikan persilangan berikut.


Pada persilangan di atas, perempuan normal (carrier) Cc menikah dengan laki-laki buta warna c. Separoh dari jumlah anak perempuan kemungkinan buta warna, demikian pula dengan anak laki-laki.

C. Anodontia

Anodontia adalah kelainan herediter yang disebabkan oleh gen resesif pada kromosom -X. Orang yang menderita kelainan ini tidak memiliki benih gigi di dalam tulang rahangnya, sehingga gigi tidak tumbuh seterusnya. Alelnya dominan A menentukan orang bergigi normal. Anodontia juga lebih sering dijumpai pada pria daripada wanita.

D. Albino


Albino disebut juga hypomelanism atau hypomelanosis, yaitu kelainan genetik dengan ciri khasnya adalah hilangnya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut (atau lebih jarang hanya pada mata). Albino timbul dari perpaduan gen resesif. Ciri-ciri seorang albino adalah kulit dan rambut susu atau putih pucat dan memiliki iris merah putih atau biru dengan pupil merah (tidak semua).

Gen albino menyebabkan tubuh tidak dapat membuat pigmen melanin. Sebagian besar bentuk albino adalah hasil dari kelainan biologi dari gen-gen resesif yang diturunkan dari orang tua, walaupun dalam kasus- kasus yang jarang dapat diturunkan dari ayah/ibu saja. Ada mutasi genetik lain yang dikaitkan dengan albino, tetapi semuanya menuju pada perubahan dari produksi melanin dalam tubuh

E.Sindaktili


Sindaktili merupakan kelainan jari berupa pelekatan dua jari atau lebih sehingga telapak tangan menjadi berbentuk seperti kaki bebek atau angsa (webbed fingers). Dalam keadaan normal, ada sejumlah gen yang membawa "perintah" kepada deretan sel di antara dua jari untuk mati, sehingga kedua jari tersebut menjadi terpisah sempurna. Pada kelainan ini, gen tersebut mengalami gangguan. Akibatnya, jari-jari tetap menyatu dan tidak terpisah menjadi lima jari.

Jari yang sering mengalami pelekatan adalah jari telunjuk dengan jari tengah, jari tengah dengan jari manis, atau ketiganya. Sindaktili terjadi pada 1 dari 2.500 kelahiran. Lebih banyak terjadi pada bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan.


F.Polidaktili 

Polidaktili merupakan pewarisan sifat berupa kelebihan jumlah jari tangan atau kaki. Polidaktili dikenal juga dengan nama hiperdaktili. Bila jumlah jarinya enam disebut seksdaktili, dan bila tujuh disebut heksadaktili. Polidaktili terjadi pada 1 dari 1.000 kelahiran.

G. Brakidaktili

Brakidaktili adalah cacat lahir kongenital ditandai dengan jari tangan atau jari kaki yang lebih pendek dari biasanya. Brakidaktili terjadi pada 1 dari 4.000 kelahiran.

Sumber : Buku Mediatama

Motto : Jangan hidup untuk ekspektasi orang lain dan jangan pedulikan orang lain. Yakinlah dengan diri sendiri

Komentar

  1. Nafdirotul Aini xii-1
    Wihh keren banget

    BalasHapus
  2. lengkap sekali materinya, semangat😻🌹

    BalasHapus
  3. wah bagus banget kerenn😻

    BalasHapus
  4. waaahh keren bangett kak!!! semangat yaaa ✊🏻💥

    BalasHapus
  5. Bisa nambah pengetahuan ini terimakasih ya mbak, semangat terus yawww

    BalasHapus
  6. alifia X4
    kerenn, berguna banget bisa nambah wawasan

    BalasHapus
  7. Vania Clarissa X- 2
    materinnya bermanfaat banget, dan sangat mudah dipahami

    BalasHapus
  8. Bermanfaat bangettt 🤍🤍🤍

    BalasHapus
  9. kerennn bingitss mbk😻😻
    materinya sngt bermanfaat syekaliii

    BalasHapus
  10. fatinn semangaaat teruss💗💗💗materinya lengkaaappp kereen dehh

    BalasHapus
  11. mangaatt jullll😻😻

    BalasHapus
  12. kelass zulfatin

    BalasHapus
  13. menambah wawasan baru, materi mudah dipahami. semangattt 🍀

    BalasHapus
  14. Semangat ijul!

    BalasHapus
  15. Makasihh Mb Fatin atas ilmunyaa, pengetahuan saya tentang penyakit menurun semakin bertambah. Semoga bermanfaat bagi kita semuaaa🥳😍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia