HEREDITAS PADA MANUSIA

Penyakit Menurun


Disusun oleh:
Ichsan Eka Putra T/XII-9/13


1. Hemofilia


     Menurut Suryo, 2011: 206, hemofilia ialah suatu penyakit keturunan yang meng-akibatkan darah seseorang sukar membeku di waktu terjadi luka. Biasanya darah orang normal bila keluar dari luka akan membeku dalam waktu 5-7 menit. Akan tetapi pada orang hemofilia, darah akan membeku antara 50 menit sampai 2 jam, sehingga mudah menyebabkan orang meninggal dunia karena kehilangan darah.
     Perkawinan antara seorang perempuan normal homozigotik (HH) dengan laki-laki hemofilia (h-) akan menghasilkan anak perempuan maupun laki-laki normal. Walaupun anak perempuan itu normal, tetapi ia "carrier". Jika ia menikah dan kebetulan mendapatkan suami hemofilia pula, maka separoh dari jumlah anak laki-lakinya ada kemungkinan hemofilia. Sedangkan genotipe hh bersifat letal. Dengan demikian tidak ada perempuan yang hemofilia. Perhatikan persilangan berikut.


     Pada persilangan diatas, seseorang perempuan normal yang menikah dengan laki-laki hemofilia akan mempunyai anak-anak yang semuanya normal. Jadi ayah tidak mewariskan gen hemofilia yang dimilikinya kepada anak. Perhatikan juga persilangan berikut.


     Pada persilangan diatas, seorang perempuan normal tetapi carrier menikah dengan laki-laki hemofilia, akan dapat menghasilkan anak perempuan hemofilia.


2. Buta Warna
     Buta warna adalah penyakit keturunan yang disebabkan oleh gen resesif c (asal dari kata "colour blind").
     Karena gennya terdapat dalam kromosom X, sedangkan seorang perempuan mempunyai 2 kromosom-X, maka seorang perempuan dapat normal homozigotik (CC), normal heterozigotik (Cc), atau yang amat jarang dijumpai homozigotik (cc) sehingga buta warna.
     Laki-laki hanya memiliki sebuah kromosom-X saja, sehingga ia hanya dapat normal (C -) atau buta warna (c -) saja. Perhatikan persilangan berikut.


     Pada persilangan diatas, laki-laki buta warna menikah dengan perempuan normal, maka semua anak akan normal. Perhatikan juga persilangan berikut.


     Pada persilangan diatas, seorang laki-laki normal menikah dengan perempuan buta warna. Semua anak perempuan akan normal, tetapi semua anak laki-laki buta warna. Disini tampak adanya "criss-cross inheritance" (cara menurun bersilang), karena sifat ayah diwariskan kepada anak perempuan, sedangkan sifat ibu kepada anak laki-laki. Perhatikan persilangan berikut.


     Pada persilangan diatas, perempuan normal (carrier) Cc menikah dengan laki-laki buta warna c. Separoh dari jumlah anak perempuan kemungkinan buta warna, demikian pula dengan anak laki-laki.


3. Anodontia
     Anodontia adalah kelainan herediter yang disebabkan oleh gen resesif pada kromosom -X. Orang yang menderita kelainan ini tidak memiliki benih gigi didalam tulang rahangnya, sehingga gigi tidak tumbuh seterusnya. Aletnya dominan A menentukan orang bergigi normal. Anodontia juga sering dijumpai pada pria daripada wanita.



4. Albino
     Albino disebut juga hypomelanism atau hypomelanosis, yaitu kelainan genetik dengan ciri khasnya adalah hilangnya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut (atau lebih jarang hanya pada mata). Albino timbul dari perpisahan dua gen resesif. Ciri-ciri seorang albino adalah mempunyai kulit dan rambut secara abnormal putih susu atau putih pucat dan memiliki iris mata muda atau biru dengan pupil merah (tidak sama).
     Gen albino menyebabkan tubuh tidak dapat membuat pigmen melanin. Sebagian besar bentuk albino adalah hasil dari kelainan biologi dari gen-gen resesif yang diturunkan dari orang tua, walaupun dalam kasus-kasus yang jarang dapat diturunkan dari ayah/ibu saja. Ada mutasi genetik lain yang dikaitkan dengan albino, tetapi semuanya menuju pada perubahan dari produksi melanin dalam tubuh.



5. Sindaktili
     Sidaktili merupakan kelainan jari berupa pelekatan dua jari atau lebih sehingga tepalak tangan menjadi berbentuk seperti kaki bebek atau angsa (webbed fingers). Dalam keadaan normal, ada sejumlah gen yang membawa "perintah" kepada deretan s di antara jari untuk mati, sehingga kedua jadi tersebut menjadi terpisah sempurna. Pada kelainan ini, gen tersebut mengalami gangguan. Akibatnya, jari-jari tetap menyatu dan tidak berpisah menjadi lima lilin.
     Jari yang sering mengalami pelekatan adalah jadi telunjuk dengan jari tengah, jadi tengah dengan jari manis, atau ketiganya. Sindaktili terjadi pada 1 dari 2.500 kelahiran. Lebih banyak terjadi pada bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan.



6. Polidaktili
     Merupakan pewarisan sifat berupa kelebihan jumlah jari tangan atau kaki. Polidaktili dikenal juga dengan nama hiperdaktili. Bila jumlah jarinya enam disebut seksdaktili, dan bila tujuh di sebut heksadaktili. Polidaktili terjadi pada 1 dari 1.000 kelahiran.



7. Brakidaktili
     Brakidaktili merupakan cacat lahir kongenital ditandai dengan jari tangan atau jari kaki yang lebih pendek dari biasanya. Brakidaktili terjadi pada 1 dari 4.000 kelahiran.



Sumber:  Buku Paket Mediatama (Halaman 170-173)

Motto: Jika orang lain bisa, maka aku juga bisa.

Komentar

  1. makasih udah buat blog ini kakk, isinya mudah dipahami, bermanfaat banget! 🤩🤩

    BalasHapus
  2. Makasi untuk penulis udh membuat blog ini, saya sudah sedikit mengerti

    BalasHapus
  3. wow terimakasi bgt udah buatin blog ini, tapi penulis membuat blog ini hasil riset atau cuma claim di web lain?

    BalasHapus
  4. Wahhhh sangat membantu dengan blog ini kak icsan🥰🥰🥰

    BalasHapus
  5. makasih udah buat blog ini kak bermanfaat banget

    BalasHapus
  6. Makasih sudah membuat blog ini karna sangat bermanfaat dan memberikan edukasi

    BalasHapus
  7. Blog nya membantu sekali, apalagi buat aku yang lagi belajar tentang ini! 👍🏻

    BalasHapus
  8. Blog nya sangat bermanfaat dan mengedukasi!

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah dengan adanya blog ini saya lebih paham biologi #selalubersyukur

    BalasHapus
  10. blog nya sangat mengedukasi sekali terimakasih atas pembelajaran nya ya!

    BalasHapus
  11. wah kerennn ada blog seperti ini jadi lebih mudah buat belajar

    BalasHapus
  12. blog ini sangat membantu sekalii, apalagi buat aku yg lagi belajar materi ini!

    BalasHapus
  13. Rohmah arida dini (xi-6)Kamis, November 07, 2024 8:30:00 AM

    Sangat bermanfaat sekali informasi nya. sangat mengedukasi kita semua!!!!!

    BalasHapus
  14. Callula Zhafirah V (XI-1)Kamis, November 07, 2024 8:31:00 AM

    Waw bermanfaat sekali.... 🙌🏻
    Saya jadi tau tentang penyakit menurun yakni hereditas pada mnausia

    BalasHapus
  15. Sangat bermanfaat sekali, informasinya bisa membantu untuk belajar 🤩🙌🏻

    BalasHapus
  16. Keren banget sepur

    BalasHapus
  17. Aprilliano Dava Decristo XII-8Kamis, November 07, 2024 10:19:00 AM

    berkelas sekali materi nya

    BalasHapus
  18. keren banget cik materi Iki

    BalasHapus
  19. sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  20. bermanfaat banget kak, terima kasih!

    BalasHapus
  21. Terima kasih telah membuat blog ini!

    BalasHapus
  22. Bu Diyut materinya Ichsan sungguh lengkap, padat, jelas, dan sangat menarik bu karena ada penambahan gambar yang mendukung topik tersebut. Tolong ya bu, Ichsan diberi nilai sempurna (100)😍😻😁hehehe karena dia adalah cowo yang sangat niat sekali membuat materi biologi. Ditulis Oleh: Olivia XII-8

    BalasHapus
  23. jadi terbantu berkat blog ini! :)

    BalasHapus
  24. KERENN PWOLLL, nambah pengetahuan dan bermanfaat😆😆

    BalasHapus
  25. Materinya lengkap sekali & sangat mudah dipahami!

    BalasHapus
  26. sangat bermanfaat kak, sukses selalu 👏🏻👏🏻

    BalasHapus
  27. materinya mudah dipahami sangat bermanfaat 🙌

    BalasHapus
  28. Alhamdulillah, terimakasih atas materi nya
    Sangat bermanfaat dan mudah di pahami

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia