Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia


Disusun oleh : 
Alisya Fitria Ningsih / X-4 / 08


      Letak geografis Indonesia di daerah tropis menyebabkan Indonesia memiliki banyak hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis Indonesia me- miliki berbagai jenis flora dan fauna yang tidak dijumpai pada bagian bumi lainnya se- hingga Indonesia mendapat sebutan sebagai megabiodiversity country.



1. Persebaran Flora di Indonesia

Flora di Indonesia tergolong flora Malesiana. Flora Malesiana merupakan jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipina bagian utara. Flora Malesiana didominasi oleh pohon dari familia Dipterocarpaceae, yaitu pohon yang menghasilkan biji bersayap. Contoh: meranti (Shorea sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.). Tipe hutan Indonesia bagian timur agak berbeda. Mulai dari Sulawesi sampai Papua terdapat hutan non-Dipterocarpaceae

2. Persebaran Fauna di Indonesia

Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah oriental, Australian, dan peralihan.

a. Fauna Wilayah Oriental 
Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai
jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fauna endemik: badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, tapir (Tapirus indicus) di Pulau Sumatra, orang utan (Pongo pygmaeus) di Pulau Sumatra dan Kalimantan, jalak bali (Leucopsar rothschild) di Pulau Bali, dan gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan.

b. Fauna Wilayah Australian
Fauna wilayah Australian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalia berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwarna. Contoh jenis fauna endemik: cenderawasih (Paradisea minor), kasuari (Casuarius glaeatus), dan kanguru di Papua dan Maluku.

 c. Fauna Wilayah Peralihan
Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: babi rusa, anoa, maleo di Sulawesi, dan komodo di Pulau Komodo.



    Secara umum, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropika dengan kondisi tanah yang baik. basah, dan hampir tidak ada musim kering. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan men-jadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut. 

1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis
Keunikan hutan hujan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan hujan tropis di Indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (liana).

2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim 
Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berada di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.



3. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Sabana 
Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumputan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di Indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.



Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

    Keanekaragaman hayati Indonesia merupa-kan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Penyebab terjadinya keanekaragaman hayati yaitu adanya proses evolusi dan adaptasi. Evolusi adalah perubahan yang terjadi dalam waktu lama yang akan membentuk makhluk hidup berbeda dengan asalnya sehingga menimbulkan spesies baru.
   Adapun adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap lingkungan yang berbeda dan akan menghasilkan makhluk hidup yang berbeda pula.
   Keanekaragaman hayati di bumi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Keanekaragaman hewan, tumbuhan, serta organisme yang ada di alam sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Kebutuhan yang dipenuhi oleh ketiganya tak hanya mencakup kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder.

Berikut beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayati. 

1. Nilai konsumtif, artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya untuk mencukupi kebutuhan pangan (contoh: padi, jagung, pisang, dan ayam), perumahan (contoh: kayu jati dan meranti), dan kesehatan (contoh: kunyit, kencur, dan temu lawak). 

2. Nilai ekonomi, artinya keanekaragaman hayati tersebut dapat diperjualbelikan atau dapat dihargai dengan uang. Contoh: rotan dan kayu ramin diekspor untuk bahan furnitur serta karet dan kopi menjadi komoditas ekspor yang penting di pasar dunia.

3. Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Contoh: keberadaan terumbu karang mendukung kelangsungan hidup ikan dan hewan air, hutan hujan tropis merupakan paru-paru bumi dan dapat menjaga kestabilan iklim global.

4. Nilai biologis, artinya keanekaragaman hayati dibutuhkan sebagai penunjang kehidupan bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Contoh: tumbuhan mengeluarkan oksigen untuk pernapasan makhluk hidup lain.

5. Nilai ilmiah, artinya keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contoh: penelitian dan penangkaran penyu di Meru Betiri, Banyuwangi.

6. Nilai estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batin/mental spiritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia. Contoh: taman laut dengan terumbu karang sebagai tempat rekreasi

    Selain beberapa nilai manfaat yang telah disebutkan tersebut, keanekaragaman hayati m
miliki manfaat langsung yang sangat penting bagi kehidupan manusia dalam mempertahankan keberlangsungan ekosistem. Sebagai contoh keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh hutan hujan tropis lebih mendukung untuk kelestarian ekosistem dibandingkan dengan ekosistem pertanian yang monokultur. Hal ini disebabkan oleh hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Keanekaragaman hayati juga memiliki berbagai fungsi bagi keberlangsungan kehidupan manusia antara lain sebagai sumber pangan, sandang dan papan, sumber obat-obatan, serta sumber kosmetik 

   Agar tidak punah dan langka, keanekaragaman hayati Indonesia perlu dijaga kelestariannya. Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia diperlukan berbagai usaha pelestarian. 

Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. Contoh: pelestarian komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan bunga bangkai (Rafflesia arnoldii) di Bengkulu. 

2. Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan tumbuhan dan hewan di luar habitat aslinya. Pelestarian ex situ dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut.

a. Kebun botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan yang hidup. Contoh: Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, dan lain-lain.

b. Kebun koleksi, yaitu kebun yang berisi berbagai jenis nutfah tanaman yang akan dipertahankan dan dikembangkan dalam bentuk hidup. Contoh: koleksi kelapa di Bone-Bone.

c. Kebun plasma nutfah, yaitu mirip kebun koleksi, tidak hanya mengembangkan plasma nutfah yang unggul, tetapi mencakup bibit tradisional serta kerabat liarnya.

d. Penangkaran hewan, contohnya penangkaran penyu, buaya, ayam hutan, dan orang utan

Inovasi Teknologi Biologi untuk Mengatasi Kelangkaan Makhluk Hidup

    Seperti yang telah kita ketahui pada bab sebelumnya bahwa inovasi teknologi biologi merupakan inovasi yang melibatkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek biologi, seperti penelitian genetika, pengembangan obat-obatan, rekayasa genetika, dan banyak lagi.
    Inovasi teknologi biologi dapat menjadi
solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk
Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pelestarian ex situ, seperti kebun plasma nutfah. Selain itu, untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup bisa dilakukan dengan kultur jaringan dan kloning.      Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan hewan yang terancam punah atau langka yaitu perbanyakan dengan kultur jaringan dan kloning.

1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan

a. Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah      teknik di mana tanaman atau jaringan                  hewan yang memiliki karakteristik yang              diinginkan dapat diperbanyak dalam                    lingkungan laboratorium.

b. Teknik ini melibatkan pengambilan sampel        kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan
    menumbuhkannya dalam kondisi steril                menggunakan media khusus yang                          mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

c. Dalam kasus tanaman, teknik ini sering    digunakan untuk menghasilkan klon tanaman yang bebas dari penyakit atau varietas tanaman yang unggul dalam hal produktivitas atau ketahanan terhadap hama. 

d. Keuntungan utama dari teknik ini adalah            memungkinkan perbanyakan yang cepat dan
    berkualitas tinggi dari tanaman yang                    diinginkan 

2. Teknologi Kloning




a. Teknologi kloning adalah teknik yang                    digunakan untuk menghasilkan salinan                identik dari hewan atau tanaman tertentu. 

b. Dalam kasus hewan, teknologi kloning                  melibatkan pengambilan sel telur dan sel            sperma, menggabungkannya untuk                        membentuk embrio, kemudian                                menanamkan embrio ini ke dalam seekor            induk yang akan melahirkan hewan yang            merupakan salinan identik dari individu asal.

 c. Teknik ini telah digunakan untuk                           menghasilkan klon hewan yang terancam           punah, seperti badak putih utara yang                   terancam punah. 

d. Keuntungan utama dari teknologi kloning            adalah dapat mempertahankan spesies yang      hampir punah atau memulihkan populasi            yang telah berkurang drastis.

       Kedua teknik ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.

Sumber :
1. https://images.app.goo.gl/RXUxDtScLkffBhH89
2. https://images.app.goo.gl/X8oGyR5rdcrA3xva9
3. https://images.app.goo.gl/UQci12GFmp6mEeS E6
4. https://images.app.goo.gl/JQJeVkM7y7gudsR
K6
5. https://images.app.goo.gl/z3YrSKWKdERMDX
Mr5

Motto : Jangan malu dengan kegagalanmu, belajarlah darinya dan mulai lagi







Komentar

  1. wiiihhhh keren sekali Alisya, bagus bgt lis luar biasa. semangat trs alisya, meskipun hidup terkadan tdk sesuai dgn keinginan kita🫰🫰🔥🔥💙

    BalasHapus
  2. Bagus penjabarannya juga jelas Alisya, semangat yaaa walaupun terkadang pasti ada rasa patah semangat tapi aku tau impian kamu besar semangat terus kawan ini bagus banget top deh

    BalasHapus
  3. Kereenn alisyaa, penjelasannya juga baguss, gambarnya sesuai, semangat yaa

    BalasHapus
  4. Semangat alisya! Ini keren banget penjelasannya aku bisa paham :p SEMANGATTTT TERUUUSSSSZZZ!

    BalasHapus
  5. Keren bangett penjelasannyaaa alisyaa... semangatt terusss yaaa , gampang banget aku pahamii

    BalasHapus
  6. pemaparann materinyaa udaah bagus dan lengkaapp !! semangatt teruss alisyaa<3

    BalasHapus
  7. kerennnn,, semangat terusss

    BalasHapus
  8. keren,penjelasannya jelas banget

    BalasHapus
  9. semangat alisya❣️

    BalasHapus
  10. Kereenn alisyaa, penjelasannya juga baguss, gambarnya sesuai, semangat yaa

    muhimmatul aliyah Xll-8

    BalasHapus
  11. Bagus banget materinya

    BalasHapus
  12. kerenn, materinya mudah dipahami!

    BalasHapus
  13. penjelasnya mudah dipahami, semangat!!

    BalasHapus
  14. PRICYLIA WIDYA AZZAHRA XI-10Jumat, November 08, 2024 12:58:00 PM

    kerenn, sangat jelass dan lengkapp

    BalasHapus
  15. keren penjelasannya lengkap

    BalasHapus
  16. Bagus keren penjelasanya sangat lengkap dan jelas

    BalasHapus
  17. kerennn🔥🔥🔥semangat !!!

    BalasHapus
  18. penjelasan lengkap mudah dipahami👍

    BalasHapus
  19. Robiatul - Kakak Ekskul Kajian IslamSenin, November 11, 2024 10:10:00 AM

    Penjelasannya detail dengan pendataan layout yang cukub tapi, membuat pembaca mudah memahami tulisan yang dibuat dan tentu ditambah dengan gambar yang lebih memudahkan pembaca dalam memahami realitas yang dimaksud. Dengan menambahkan sumber tulisan juga menambahkan pembuktian tulisan yang memang sesuai dengan teori ataupun realitas yang membuat tulisan menjadi valid

    BalasHapus
  20. mantap, penjelasannya lengkap, sangat mudah di fahami

    BalasHapus
  21. tabitha smk keunggulan terpadu surabayaSenin, November 11, 2024 11:49:00 AM

    wahh bagus keren

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia