Keanekaragaman Hayati Indonesia

 Keanekaragaman Hayati di Indonesia


             Disusun oleh: Az-Zahra Putri          Ardhani/X-4/14


B. Keanekaragaman Hayati Indonesia


  Letak geografis Indonesia di daerah tropis menyebabkan Indonesia memiliki banyak hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis Indonesia me- miliki berbagai jenis flora dan fauna yang tidak dijumpai pada bagian bumi lainnya se- hingga Indonesia mendapat sebutan sebagai megabiodiversity country.


1. Persebaran Flora di Indonesia



Flora adi Indonesia tergolong flora Malesiana. Fiora Malesiana merupakan jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipina bagian utara. Fiora Malesiana didominasi oleh pohon dari familla Dipterocarpaceae, yaitu pohon yang menghasilkan biji bersayap. Contoh: meranti (Shorea sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.). Tipe hutan Indonesia bagian timur agak berbeda. Mulal dari Sulawesi sampai Papua terdapat hutan non-Dipterocarpaceae.





2. Persebaran Fauna di Indonesia




Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah oriental, Australian, dan peralihan.


a. Fauna Wilayah Oriental


Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fauna endemik: badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, tapir (Tapirus indicus) di Pulau Sumatra, orang utan (Pongo pygmaeus) di Pulau Sumatra dan Kalimantan, jalak bali (Leucopsar rothschildi) di Pulau Bali, dan gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan.


(Badak bercula satu)


b. Fauna Wilayah Australian


Fauna wilayah Australian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalla berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwarna. Contoh jenis fauna endemik: cenderawasih (Paradisea minor), kasuari (Casuarius glaeatus), dan kanguru di Papua dan Maluku.



(Burung Cendrawasih)


c. Fauna Wilayah Peralihan


Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: babi rusa, anoa, maleo di Sulawesi, dan komodo di Pulau Komodo.



(Komodo)


Secara umum, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropika dengan kondisi tanah yang baik, basah, dan hampir tidak ada musim kering. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan men- jadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.


1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis.



(Hutan Hujan Tropis)


Keunikan hutan hujan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan hujan tropis di Indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (liana).



(Tanaman merambat liana)


2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim



(Hutan musim)


Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman moo jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berada di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. 


3. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Sabana



(Hutan Sabana)


Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumputan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di Indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.


C. Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati Indonesia merupa- kan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Penyebab terjadinya keanekaragaman hayati yaitu adanya proses evolusi dan adaptasi. Evolusi adalah perubahan yang terjadi dalam waktu lama yang akan membentuk makhluk hidup berbeda dengan asalnya sehingga menimbulkan spesies baru

Adapun adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap lingkungan yang berbeda dan akan menghasilkan makhluk hidup yang berbeda pula. Keanekaragaman hayati di bumi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhluk

hidup. Keanekaragaman hewan, tumbuhan, serta organisme yang ada di alam sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Kebutuhan yang dipenuhi oleh ketiganya tak hanya mencakup kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder.


Berikut beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayati 


1. Nilai konsumtif, artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya untuk mencukupi kebutuhan pangan (contoh: padi, jagung, pisang, dan ayam), perumahan (contoh: kayu jati dan meranti), dan kesehatan (contoh: kunyit, kencur, dan temu lawak). 


                        (Padi dan jagung)



(Kayu meranti)

                      (Rempah-rempah)

 

2. Nilai ekonomi, artinya keanekaragaman hayati tersebut dapat diperjualbelikan atau dapat dihargai dengan uang. Contoh: rotan dan kayu ramin diekspor untuk bahan furnitur serta karet dan kopi menjadi komoditas ekspor yang penting di pasar dunia. 



(Pohon Karet)



                                 (Kopi)


3. Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Contoh: keberadaan terumbu karang mendukung kelangsungan hidup ikan dan hewan air, hutan hujan tropis merupakan paru-paru bumi dan dapat menjaga kestabilan iklim global.


(Hutan Hujan Tropis)

4. Nilai biologis, artinya keanekaragaman hayati dibutuhkan sebagai penunjang kehidupan bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Contoh: tumbuhan mengeluarkan oksigen untuk pernapasan makhluk hidup lain.





(Hutan hijau)


5. Nilai ilmiah, artinya keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contoh: penelitian dan penangkaran penyu di Meru Betiri, Banyuwangi.




(Penagkaran dan penelitian penyu)



6. Nilai estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batin/mental spiritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia. Contoh: taman laut dengan terumbu karang sebagai tempat rekreasi. 





(Terumbu Karang)



Selain beberapa nilai manfaat yang telah disebutkan tersebut, keanekaragamanpertahankan miliki manfaat langsung yang sangay ang telah disebutkan persehanusia dalam mempertahanan lebis unend ekosistem. Sebagai contoh ke bagi kehidupan hayati yang dimiliki oleh hutan hujan tropis lebih mendukung untuk kelestaricontoh keanekaragamgkan dengan ekosistem pertang tingg monokultur. Hal ini disebabkan oleh tarin okosistem dibandingki keanekaragaman hayati yang dina Keanekaragaman hayati juga memiliki berbagai fonissi bagi keberlangsungan kehidupan manusia antara lain sebagai sumber pangan, sandang dan papan, sumber obat-obatan, serta sumber kosmetik.

Agar tidak punah dan langka, keanekaragaman hayati Indonesia perlu dijaga kelestariannya Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayali di Indonesia diperlukan berbagai usaha pelestarian.

Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. Contoh: pelestarian komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan bunga bangkai (Rafflesia arnoldii) di Bengkulu




(Pulau Komodo)




(Bunga Raflesia di daerah Bengkulu)



2. Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan tumbuhan dan hewan di

luar habitat aslinya. Pelestarian ex situ dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut. 

a. Kebun botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan yang hidup. Contoh: Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, dan lain-lain.




(Kebun Botani)




b. Kebun koleksi, yaitu kebun yang berisi berbagai jenis nutfah tanaman yang akan dipertahankan dan dikembangkan dalam bentuk hidup. Contoh: koleksi kelapa di Bone-Bone.



(Kebun Koleksi)



c. Kebun plasma nutfah, yaitu mirip kebun koleksi, tidak hanya mengembangkan plasma nutfah yang unggul, tetapi mencakup bibit tradisional serta kerabat liarnya.



(Kebun Plasma nutfah)



d. Penangkaran hewan, contohnya penangkaran penyu, buaya, ayam hutan, dan orang utan.



(Penangkaran Orang Utan)



D. Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup.




(Ilustrasi inovasi teknolokgi biologi)


Seperti yang telah kita ketahui pada bab sebelumnya bahwa inovasi teknologi biologi merupakan inovasi yang melibatkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek biologi, seperti penelitian genetika, pengembangan obat-obatan, rekayasa genetika, dan banyak lagi.

Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pelestarian ex situ, seperti kebun plasma nutfah. Selain itu, untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup bisa dilakukan dengan kultur jaringan dan kloning.

Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan hewan yang terancam punah atau langka yaitu perbanyakan dengan kultur jaringan dan kloning.


1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan




a. Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah teknik di mana tanaman atau jaringan hewan yang memiliki karakteristik yang diinginkan dapat diperbanyak dalam lingkungan laboratorium.

b. Teknik ini melibatkan pengambilan sampel kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam kondisi steril menggunakan media khusus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

C. Dalam kasus tanaman, teknik ini sering digunakan untuk menghasilkan klon tanaman yang bebas dari penyakit atau varietas tanaman yang unggul dalam hal produktivitas atau ketahanan terhadap hama.

d. Keuntungan utama dari teknik ini adalah memungkinkan perbanyakan yang cepat dan berkualitas tinggi dari tanaman yang diinginkan.


2. Teknologi Kloning




a. Teknologi kloning adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan salinan identik dan hewan atau tanaman tertentu.

b. Dalam kasus hewan, teknologi kloning melibatkan pengambilan sel telur dan sel sperma, menggabungkannya untuk membentuk embrio, kemudian menanamkan embrio ini ke dalam seekor induk yang akan melahirkan hewan yang merupakan salinan identik dari individu asal.

c. Teknik ini telah digunakan untuk menghasilkan klon hewan yang terancam punah, seperti badak putih utara yang terancam punah.

d. Keuntungan utama dari teknologi kloning adalah dapat mempertahankan spesies yang hampir punah atau memulihkan populasi yang telah berkurang drastis.

  Kedua teknik ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi Ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.

5 sumber internet, berikut:

https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231002115551-569-1006070/persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia-wilayah-serta-jenisnya/amp

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6346632/kultur-jaringan-pengertian-tahapan-serta-kelebihan-dan-kekurangan/amp

https://amp.kompas.com/skola/read/2021/11/08/150000369/persebaran-fauna-di-indonesia--ciri-ciri-dan-contohnya

https://m.kumparan.com/amp/ragam-info/pengertian-pelestarian-in-situ-beserta-contohnya-21QAMYXCufU

https://palmoilina.asia/sawit-hub/mengenal-konsep-in-situ-dan-ex-situ/

Motto: Jangan pernah berhenti belajar.










Komentar

  1. Saya Annisa Putri dari SMAN 13... Alhamdulillah ilmu bertambah..terimakasih zahra

    BalasHapus
  2. saya acha x-3 dari SMAN 13, Alhamdulillah bermanfaat sekali ilmunyaaa, maaci zahraa

    BalasHapus
  3. saya femi fitri x-8 dari sma 11, materinya sgt bermanfaat. Makasih ya zah

    BalasHapus
  4. saya Rafi x-1 dari SMAN 1 Sewon bantul. Alhamdulillah, materinya mudah dimengerti dan bermanfaat. Terimakasih zar

    BalasHapus
  5. saya Caca x-4 dari sman 1 Sewon bantul, artikelnya mantap bgt. Mudah dimengerti, sng bermanfaat amiin. terimakasii ra

    BalasHapus
  6. saya linda kelas X dari SMAN 8 yogyakarta. materi nya sudah sangat jelas dan menarik. smg bermanfaat. terimakasih banyak raa

    BalasHapus
  7. Saya Jihan Salsa Bella S. Kelas 10 dari SMAN 11 Surabaya. Artikelnya boleh banget. Lengkap dan mudah dipahami. Btw, yang di foto manis juga🌸

    BalasHapus
  8. saya vani puspita x1kep SMK unggulan terpadu. materi tentang biologi ini sangat bermanfaat sekali buat saya. terimakasih ra

    BalasHapus
  9. Saya Nabila Balqis dari kelas X-2 SMAN 11 Surabaya. Sangat mudah dipahami sehingga membantu saya menambah wawasan. Trimakasih Ara..

    BalasHapus
  10. Nama saya Gwen Mariana dari kelas 10 dari SMAN 11 Surabaya, wow..
    Mantap betul artikelnya raa

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Saya Muhammad Hafiz kelas 10 dari SMAN 1 Malang. Alhamdulillah saya dapat ilmu dari artikel ini. Makasih Zahra

    BalasHapus
  13. saya Wendi xi-3 dari sman 8 yogya. informasinya sangat jelas. Dengan adanya gambar gambar juga jadi lebih mantap. terimakasih ra

    BalasHapus
  14. saya Jasmine x6 dari sman 13. hallo ara, informasinya sangat bermanfaat sekali smg berkah. terimakasih yaa

    BalasHapus
  15. Materinya sangat bermanfaat dan mudah dimengerti

    BalasHapus
  16. Saya qila kelas 10 dari sman 1 kretek bantul, artikel yg sgt berfaedah Zah. Mantap terimakasi Zahra

    BalasHapus
  17. hallo araa aku nadine juwita kelas 10 dari sman 1 kretek bantul. Artikelmu keren sekali raa, alhamdulillah menambah wawasan. terimakasii

    BalasHapus
  18. saya rania x1 dari sman 12, informasi yg sgt bermanfaat. terimakasih ra

    BalasHapus
  19. aku fira kelas 10 dari sman 11, materi dan informasinya jelas sekali dan mudah dipahami. terimakasi ra

    BalasHapus
  20. Saya gina kelas x5 dari sman 13 materi biologi ini benar2 bermanfaat utk saya dan smg sukses kedepannya, makasi ra

    BalasHapus
  21. aku anisa kelas X dari SMKN 4 wah materinya keren menambah wawasan sekali. teimakasii ra

    BalasHapus
  22. haii aku syifa kelas X6 sman 13 informasinya bermanfaat sekali, sukses terus yaa raa

    BalasHapus
  23. Aku Tika kelas XI-4 dari sman 14 informasi dari materi ini jelas sekali. Menambah wawasan, terimakasi Zah

    BalasHapus
  24. Haii saya Fina kelas X dari SMAN 1 bogor. Materinya sangat mudah dipahami dan Alhamdulillah bermanfaat sekali bagi saya. Terimakasi ya dek araa

    BalasHapus
  25. Assalamualaikum saya Haza kelas 12 dari SMAN 1 bogor. Kapan lagi bisa dapat informasi gratis dan bermanfaat seperti ini. Alhamdulillah, terimakasih dek zahra

    BalasHapus
  26. Allow aku Bella kelas XI dari sman 1 kretek bantul. Alhamdulillah jadi bisa tahu lebih banyak hal karena membaca artikel ini, bermanfaat sekalii. Thanks dek zahraa

    BalasHapus
  27. saya amellia candra kelas XI dari sman 1 bogor. Masyaallah dek zahra, materinya benar benar bermanfaattt sukses terus kedepannya, terimakasi dek zahraa

    BalasHapus
  28. Saya Reta kelas X dari sman 11 materinya sangat amat mudah dipahami dan bermanfaat. Trimakasi ya raa

    BalasHapus
  29. Hallo aku Runi kelas XI dari sman 1 bantul materi ini menambah wawasanku bangett kerenn, terimakasih arr

    BalasHapus
  30. Halo aku Hana kelas 11 dari sman 1 sewon bantul. Informasi dan materi spt ini muanteb poll raa, memperbanyak wawasann. Terimakasii zahroo

    BalasHapus
  31. aku novi kelas 12 dari sman 14 ini sungguh menambah pengetahuan, aku jadi banyak tahu ttg ilmu pengetahuan alam khusunya di biologi ini.terimakasih ya zah

    BalasHapus
  32. Hallo disini Zayna kelas XI dari sman 1 bogor..Wah Alhamdulillah bermanfaat materinya sukses terus utk kedepannya terimakasih dek ara

    BalasHapus
  33. saya kirana kelas X dari smkn 4 menarik dan bermanfaat materinya terimakasih ra

    BalasHapus
  34. halo ara aku Salsa kelas XI dari sman 14, artikel kali ini keren bangett menambah wawasan akuu. thanks raa

    BalasHapus
  35. aku Ratih Fitriaa kelas XII dari smkn 4 wuhuyy artikel ini keren bgt, bermanfaat dan menarik trimakasii araa

    BalasHapus
  36. saya Alya kelas x1 kep smk unggulan terpadu tulisan dan informasi ini menambah wawasan saya dalam mempelajari biologi, terimakasih ra

    BalasHapus
    Balasan
    1. izin menambahkan nama panjang saya fauziyyah alya🙏🏻

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia