Keanekaragaman Hayati Indonesia

 Keanekaragaman Hayati Indonesia



                                       Disusun oleh :

                  Andrew Dwi Andhika Sitorus / X-4 / 09


B. Keanekaragaman Hayati Indonesia

Letak geografis Indonesia di daerah tropis menyebabkan Indonesia memiliki banyak hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis Indonesia me- miliki berbagai jenis flora dan fauna yang tidak dijumpai pada bagian bumi lainnya se- hingga Indonesia mendapat sebutan sebagai megabiodiversity country.

1. Persebaran Flora di Indonesia


Flora di Indonesia tergolong flors Malesiana. Flora Malesians merupakan jenis-jenis tumounan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipine beglan utans Fons Malesiana didominaal oleh pohon dari familia Dipterocarpaceas, yaitu pohon yang menghasilkan bi Derseyep Contoh: meranti (Shores sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.). Tipe hutan Indonesia bagian Smur agak berbeda. Mulai dari Sulawesi sampal Papus terdapat hutan non-Dipterocarpacese


2. Persebaran Fauna di Indonesia



Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah oriental, Australlan, dan peralihan.


a. Fauna Wilayah Oriental

Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fauna endemik: badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, tapir (Tapirus indicus) di Pulau Sumatra, orang utan (Pongo pygmaeus) di Pulau Sumatra dan Kalimantan, jalak bali (Leucopsar rothschild) di Pulau Bali, dan gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan


b. Fauna Wilayah Australian Fauna wilayah Australian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalia berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwama. Contoh jenis fauna endemik: cenderawasih (Paradisea minor), kasuari (Casuarius glaeatus), dan kanguru di Papua dan Maluku


c. Fauna Wilayah Perallhan Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: babi rusa, anoa, maleo di Sulawesi, dan komodo di Pulau Komodo.


Secara umum, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropika dengan kondisi tanah yang baik, basah, dan hampir tidak ada musim kering. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan men- jadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.


1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis



Keunikan hutan hujan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan hujan tropis di Indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (liana). 2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim


2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim



Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berada di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.


3. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Sabana



Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumputan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di Indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.


C. Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati Indonesia merupa kan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kelangsungan dan kelestanart makhluk hidup Penyebab terjadinya keanekaragaman hayali yaitu adanya proses evolusi dan adaptasi Evolusi adalah perubahan yang terjadi dalam waktu lama yang akan membentuk makhluk hidup berbeda dengan asalnya sehingga menimbulkan spesies baru. Adapun adaptasi adalah proses perryesuaian diri temadap lingkungan yang berbeda dan akan


menghasilkan makhluk hidup yang berbeda pula. Keanekaragaman hayati di bumi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhuk hidup Keanekaragaman hewan, tumbuhan, serta organisme yang ada di alam sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Kabutuhan yang dipenuhi oleh bertiganya tak hanya mencakup kabutuhan primer, tetapi juga kabutuhan sekunder.

Berkut beberapa ntal mantaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayat


1. Milal konsum artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya unt mencukupi kebutuhan pangan (contoh: padi, jagung, pisang, dan ayam), perumahan (cont jeti dan merant), dan kesehatan (contoh: kunyit, kanour, dan temu lawak).


2. Nilai ekonomi, ertinya keanekaragaman hayali tersebut dapat diperjualbelikan atau dapet charge dengan uang. Contoh: rotan dan kayu ramin diekspor untuk behan fumitur serta karet dan kop menjadi komoditas ekspor yang penting di pasar dunia.


3. Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Contoh keberadaan terumbu karang mendukung katangsungan hidup kan dan hewan air, hutan hujan tropis merupakan paru-paru bumi dan dapat menjaga kestabilar klim global.


4. Nilai biologis, artinya keanekaragaman hayati dibutuhkan sebagai penunjang kehidupan beg makhluk hidup, termasuk manusia. Contoh: tumbuhan mengeluarkan oksigen untuk pemapasan makhluk hidup lain.


5. Nilai ilmiah, artinya keanekaragaman hayat dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Contoh: penelitian dan penangkaran penyu di Meru Betiri, Banyuwangi.


6. Nilai estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batimental spiritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia Contoh taman laut dengan terumbu karang sebagai tempat rekreasi.


Selain beberapa nilal manfaat yang telah disebutkan tersebut, keanekaragaman hayat me miliki manfaat langsung yang sangat penting bagi kehidupan manusia dalam mempertahankan keberlangsungen ekosistem. Sebagai contoh keanekaragaman hayat yang dimiliki oleh hutan hujan tropis lebih mendukung untuk kelestarian ekosistem dibandingkan dengan ekosistem pertanian yang monokultur. Hal ini disebabkan oleh hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi Keanekaragaman hayati juga mentiki berbagai fungsi bagi keberlangsungan kehidupan manusia antara lain sebagai sumber pangan, sandang dan papan, sumber obat-obatan, serta sumber kosmetik.


Agar tidak punah dan langka, keanekaragaman hayati Indonesia perlu dijaga jaga kelestanannya Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia diperlukan bertingai usaha pelestarian. Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dus cara, yaitu sebagai berikut.


1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesual dengan habitat aslinya. Contoh: pelestarian komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo, badak jaws (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan bunga bangkal (Rafflesia amoldi) di bengkulu.


2. Palestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan tumbuhan dan hewan di fuar habitat aslinya. Palestarian ax aitu dapet dilakukan dengan berbagal care, antara lain sebagal berikut


a. Kebun botani, yaitu kabun yang mengoleksi bertagal jenis tumbuhan yang hidup. Contoh Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, dan lain-lain.

b Kebun koleksi, yaitu kebun yang berisi berbagai jenis nutfah tanaman yang gakan dipertahankan dan dikambangkan dalam bentuk hidup. Contoh: kolekal kelapa di Bone-Bone

c. Kebun plasma nuttah, yaitu mirip kebun koleksi, tidak hanya mengembangkan plasma nuttah yang unggul, tetapi mencakup bibit tradisional serta kerabat liarnya

d. Penangkaran hewan, contohnya penangkaran penyu, buaya, ayam hutan, dan orang utan.


D. Inovasi Teknologi Biologi untuk Mengatasi Kelangkaan Makhluk Hidup


Seperti yang telah kita ketahui pada bab sebelumnya bahwa Inovasi teknologi biologi merupakan inovasi yang melibatkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek biologi, seperti penelitian genetika, pengembangan obat-obatan,rekayasa genetika, dan banyak lagi.

Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui plasma nutfah. Selain itu, untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup bisa dilakukan dengan kultur jaringan dan kloning.


kegiatan pelestanan ex situ, seperti kebun


Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan hewan yang terancam punah atau langka yaitu perbanyakan dengan kultur jaringan dan kloning.


1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan

a. Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah teknik di mana tanaman atau jaringan hewan yang memiliki karakteristik yang diinginkan dapat diperbanyak dalam lingkungan laboratorium.


b . Teknik ini melibatkan pengambilan sampel kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam kondisi steril menggunakan media khusus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan.


c. Dalam kasus tanaman, teknik ini sering digunakan untuk menghasilkan klon tanaman yang bebas dari penyakit atau varietas tanaman yang unggul dalam hal produktivitas atau ketahanan terhadap hama.


d.  Keuntungan utama dari teknik ini adalah memungkinkan perbanyakan yang cepat dan berkualitas tinggi dari tanaman yang diinginkan.


2. Teknologi Kloning




a. Teknologi kloning adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan salinan identik dan hewan atau tanaman tertentu.

b. Dalam kasus hewan, teknologi kloning melibatkan pengambilan sel telur dan sel sperma menggabungkannya untuk membentuk embrio, kemudian menanamkan embrio ini ke dalam seekor induk yang akan melahirkan hewan yang merupakan salinan Identik dari individu asal.

c. Teknik ini telah digunakan untuk menghasilkan klon hewan yang terancam punah, seperti badak putih utara yang terancam punah. 

d. Keuntungan utama deri teknologi kloning adelah dapat mempertahankan spesies yang hampir punah atau memulihkan populaal yang telah berkurang drastis.


Kedua teknik Ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi Ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.


Sumber Internet: 

https://images.app.goo.gl/rbKN4L3UGxFCvVeg9

https://images.app.goo.gl/ZsvKDG7oq5CiMs2YA

https://images.app.goo.gl/Ceih1v5QbHK2AW3s7

https://images.app.goo.gl/jDi4q7yD1XVWy63g9

https://images.app.goo.gl/xgKZN9663R82DLT78

https://images.app.goo.gl/BNMcdwY2LRghH5rx8


motto: "tidak ada mimpi yang gagal, yang ada hanyalah mimpi yang tertunda. cuma sekiranya kalau teman teman merasa gagal dalam mencapai mimpi jangan khawatir mimpi mimpi lain bisa diciptakan"

~~windah basudara

Komentar

  1. wah keren artikel dapat dipahami dan lengkap

    BalasHapus
  2. wihh menambah wawasan baru, semangat trs ya dhika

    BalasHapus
  3. materi nya mudah dimengerti

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. caca dari smk harapan sejati kelas 10
    materinya sangat bermanfaat dan mudah di mengerti

    BalasHapus
  6. Gracia dari SMAN 22 kls 11 artikelnya benar benar lengkap dan dapat dipahami

    BalasHapus
  7. Amris dari SMKN 7 SBY, materinya mudah di mengerti 👍

    BalasHapus
  8. Frans dari SMK St.Louis Surabaya, materinya sangat mudah dipahami dan dimengerti

    BalasHapus
  9. gilbert dari smk semen kelas 10
    materinya lengkap dan mudah dimengertii, keren dhika😁👍🏼

    BalasHapus
  10. Dari intan X-3 artikel ini menambah wawasan baru ku, terimaksi dhika.

    BalasHapus
  11. Kezia Carolina Rombe X-11Kamis, November 07, 2024 8:32:00 AM

    trimakasi ya, blog ini buat aku nambah pengetahuan dan mudah dipahami banget

    BalasHapus
  12. Mantep, sgt mudah dipahami

    BalasHapus
  13. untuk dhika dari mima X - 11
    menambah wawasan baru ku, semangat dhika

    BalasHapus
  14. Syafa Masitha dari SMKN 2 SURABAYA
    pesan: Artikelnya sangat menarik dan mudah dipahami untuk pembaca seperti saya, terimakasih dhika !

    BalasHapus
  15. untuk dhika dari X-3
    menambah wawasan baru ku, semangat mas andrew,

    BalasHapus
  16. untuk dhika dari Jennifer Sma 10
    menambah wawasan baru ku, semangat dhika

    BalasHapus
  17. untuk dhika dari Raja XII-4
    materinya mudah dipahami sangat bagus, kasih nilai 100 bu

    BalasHapus
  18. untuk dhika dari almira X-7
    menambah wawasan baru ku, semangat dhika

    BalasHapus
  19. Keren bgt materi yang di bahas menambah wawasan baru

    BalasHapus
  20. untuk dhika dari Dean SMK GIKI 1 Surabaya
    menambah wawasan baru ku, semangat dhika

    BalasHapus
  21. Bu Diyut ini materi keanekaragaman hayati milik Andhika sungguh kompleks dan sangat mudah di pahami. Penambahan gambar pada materi semakin membuat kami para pembaca semakin tertarik untuk membaca materi selanjutnya. Semoga andhika mendapat nilai sempurna (100) karena sudah niat membuat materinya. Good Job Andhika👌🏻😻😻 (Oliv XII-8)

    BalasHapus
  22. untuk dhika dari .. X-3
    menambah wawasan baru ku, semangat dhika

    BalasHapus
  23. wih Dhika kerenn banget materi nyaa bagus dapat dipahami sekaligus menambah wawasan 🤩 (Jasmine xi-5)

    BalasHapus
  24. Keren Dika, mudah dipahami materinya. Semangat ya🔥

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia