Keanekaragaman Hayati Indonesia

 Keanekaragaman Hayati Indonesia

                           Disusun oleh: 

           M. Bintang al masyhudi / X-4 / 29

B. Keanekaragaman Hayati Indonesia

  Letak geografis Indonesia di daerah tropis menyebabkan Indonesia memiliki banyak hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis Indonesia me- miliki berbagai jenis flora dan fauna yang tidak dijumpai pada bagian bumi lainnya se- hingga Indonesia mendapat sebutan sebagai megabiodiversity country.

1. Persebaran Flora di Indonesia



Flora adi Indonesia tergolong flora Malesiana. Fiora Malesiana merupakan jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipina bagian utara. Fiora Malesiana didominasi oleh pohon dari familla Dipterocarpaceae, yaitu pohon yang menghasilkan biji bersayap. Contoh: meranti (Shorea sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.). Tipe hutan Indonesia bagian timur agak berbeda. Mulal dari Sulawesi sampai Papua terdapat hutan non-Dipterocarpaceae.

2. Persebaran Fauna di Indonesia

  


Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah oriental, Australian, dan peralihan.

a. Fauna Wilayah Oriental

Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fauna endemik: badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, tapir (Tapirus indicus) di Pulau Sumatra, orang utan (Pongo pygmaeus) di Pulau Sumatra dan Kalimantan, jalak bali (Leucopsar rothschildi) di Pulau Bali, dan gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan.

b. Fauna Wilayah Australian

Fauna wilayah Australian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalla berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwarna. Contoh jenis fauna endemik: cenderawasih (Paradisea minor), kasuari (Casuarius glaeatus), dan kanguru di Papua dan Maluku.

c. Fauna Wilayah Peralihan

Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: babi rusa, anoa, maleo di Sulawesi, dan komodo di Pulau Komodo.

Secara umum, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropika dengan kondisi tanah yang baik, basah, dan hampir tidak ada musim kering. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan men- jadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.


1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis




Keunikan hutan hujan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan hujan tropis di-Indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (liana).

2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim




Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman moo jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berada di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. 

3. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Sabana



Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumputan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di Indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.


C. Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati Indonesia merupa- kan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Penyebab terjadinya keanekaragaman hayati yaitu adanya proses evolusi dan adaptasi. Evolusi adalah perubahan yang terjadi dalam waktu lama yang akan membentuk makhluk hidup berbeda dengan asalnya sehingga menimbulkan spesies baru
Adapun adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap lingkungan yang berbeda dan akan menghasilkan makhluk hidup yang berbeda pula. Keanekaragaman hayati di bumi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhluk
hidup. Keanekaragaman hewan, tumbuhan, serta organisme yang ada di alam sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Kebutuhan yang dipenuhi oleh ketiganya tak hanya mencakup kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder.

Berikut beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayati 

1. Nilai konsumtif, artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya untuk mencukupi kebutuhan pangan (contoh: padi, jagung, pisang, dan ayam), perumahan (contoh: kayu jati dan meranti), dan kesehatan (contoh: kunyit, kencur, dan temu lawak). 

2. Nilai ekonomi, artinya keanekaragaman hayati tersebut dapat diperjualbelikan atau dapat dihargai dengan uang. Contoh: rotan dan kayu ramin diekspor untuk bahan furnitur serta karet dan kopi menjadi komoditas ekspor yang penting di pasar dunia. 

3. Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Contoh: keberadaan terumbu karang mendukung kelangsungan hidup ikan dan hewan air, hutan hujan tropis merupakan paru-paru bumi dan dapat menjaga kestabilan iklim global.

4. Nilai biologis, artinya keanekaragaman hayati dibutuhkan sebagai penunjang kehidupan bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Contoh: tumbuhan mengeluarkan oksigen untuk pernapasan makhluk hidup lain.

5. Nilai ilmiah, artinya keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contoh: penelitian dan penangkaran penyu di Meru Betiri, Banyuwangi.

6. Nilai estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batin/mental spiritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia. Contoh: taman laut dengan terumbu karang sebagai tempat rekreasi. 

Selain beberapa nilai manfaat yang telah disebutkan tersebut, keanekaragamanpertahankan miliki manfaat langsung yang sangay ang telah disebutkan persehanusia dalam mempertahanan lebis unend ekosistem. Sebagai contoh ke bagi kehidun hayati yang dimiliki oleh hutan hujan tropis lebih mendukung untuk kelestaricontoh keanekaragamgkan dengan ekosistem pertang tingg monokultur. Hal ini disebabkan olehtarin okosistem dibandingki keanekaragaman hayati yang dina Keanekaragaman hayati juga memiliki berbagai fonissi bagi keberlangsungan kehidupan manusia antara lain sebagai sumber pangan, sandang dan papan, sumber obat-obatan, serta sumber kosmetik.

Agar tidak punah dan langka, keanekaragaman hayati Indonesia perlu dijaga kelestariannya Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayali di Indonesia diperlukan berbagai usaha pelestarian.

Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. Contoh: pelestarian komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan bunga bangkai (Rafflesia arnoldii) di Bengkulu

2. Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan tumbuhan dan hewan di luar habitat aslinya. Pelestarian ex situ dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut. 

a. Kebun botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan yang hidup. Contoh:

Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, dan lain-lain.

b. Kebun koleksi, yaitu kebun yang berisi berbagai jenis nutfah tanaman yang akan dipertahankan dan dikembangkan dalam bentuk hidup. Contoh: koleksi kelapa di Bone-Bone.

c. Kebun plasma nutfah, yaitu mirip kebun koleksi, tidak hanya mengembangkan plasma nutfah yang unggul, tetapi mencakup bibit tradisional serta kerabat liarnya.

d. Penangkaran hewan, contohnya penangkaran penyu, buaya, ayam hutan, dan orang utan.

D. Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup.

Seperti yang telah kita ketahui pada bab sebelumnya bahwa inovasi teknologi biologi merupakan inovasi yang melibatkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek biologi, seperti penelitian genetika, pengembangan obat-obatan, rekayasa genetika, dan banyak lagi.

Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pelestarian ex situ, seperti kebun plasma nutfah. Selain itu, untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup bisa dilakukan dengan kultur jaringan dan kloning.

Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan hewan yang terancam punah atau langka yaitu perbanyakan dengan kultur jaringan dan kloning.

1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan

a. Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah teknik di mana tanaman atau jaringan hewan yang memiliki karakteristik yang diinginkan dapat diperbanyak dalam lingkungan laboratorium.

b. Teknik ini melibatkan pengambilan sampel kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam kondisi steril menggunakan media khusus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

C. Dalam kasus tanaman, teknik ini sering digunakan untuk menghasilkan klon tanaman yang bebas dari penyakit atau varietas tanaman yang unggul dalam hal produktivitas atau ketahanan terhadap hama.

d. Keuntungan utama dari teknik ini adalah memungkinkan perbanyakan yang cepat dan berkualitas tinggi dari tanaman yang diinginkan.

2. Teknologi Kloning





a. Teknologi kloning adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan salinan identik dan hewan atau tanaman tertentu.

b. Dalam kasus hewan, teknologi kloning melibatkan pengambilan sel telur dan sel sperma, menggabungkannya untuk membentuk embrio, kemudian menanamkan embrio ini ke dalam seekor induk yang akan melahirkan hewan yang merupakan salinan identik dari individu asal.

c. Teknik ini telah digunakan untuk menghasilkan klon hewan yang terancam punah, seperti badak putih utara yang terancam punah.

d. Keuntungan utama dari teknologi kloning adalah dapat mempertahankan spesies yang hampir punah atau memulihkan populasi yang telah berkurang drastis.

  Kedua teknik ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi Ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.


Sumber Internet:

https://images.app.goo.gl/cJajR6TEwebZXU6U8

https://images.app.goo.gl/FyQbWhrEngneydpR9

https://images.app.goo.gl/sbL6uGAJSAYorAMH6

https://images.app.goo.gl/6r658xtoTQLgx6mG7

https://images.app.goo.gl/JtGhkwFGH2Vop6oY9

https://images.app.goo.gl/QmoFpA4EVQuTctxm6

Motto: "Ku lihat dosa-dosa ku seakan begitu besar namun, saat ku sandingkan dengan ampunanMu,ternyata ampunanMu jauh lebih besar. "

Komentar

  1. Dari : Erfan SMAN 1 CERME kelas 10

    Pesan :
    Semangat Bintang,Materinya Jelas Dan Bermanfaat Bintang👍

    BalasHapus
  2. Sara dari SMAN 12 Surabaya kelas 11 Terimakasih Bintang, artikel yg bermanfaat dan mudah dimengerti

    BalasHapus
  3. Nada dari SMAN 12 kelas XI-8
    pesan: semangatt bintangg,nambah wawasan baruu nihhh

    BalasHapus
  4. Dari : Rafa SMKN 2 SURABAYA, X Dkv 4

    Pesan:
    Makasih bintang ilmu nya sangat membantu

    BalasHapus
  5. Dari : Halimah SMAN 12 SURABAYA kelas 11
    Pesan : Bagus bintang materi nya sangat bermanfaat untuk menjadi sarana materi

    BalasHapus
  6. Wowww woww kerenn sekali artikel nyaa, sangat bermanfaat sekali buat aku dan temen temen yang lain juga tentunya

    BalasHapus
  7. Tasya XI-1, SMAN 12 SurabayaRabu, November 06, 2024 7:21:00 PM

    keren sekali, informasinya lengkap dan mudah dipahami 😁👍🏻

    BalasHapus
  8. bagus banget artikelnya

    BalasHapus
  9. keren banget bintang artikelnya sangat bermanfaat dan sangat membantu menambah ilmu pengetahuan

    BalasHapus
  10. sangat bermanfaat sekali artikelnya

    BalasHapus
  11. Dari: Almar Atul Rizkina SMAN 12 Surabaya kelas XI-1
    komentar: Artikelnya sangat membantu dalam memahami Keanekaragaman Hayati di Indonesia, penjelasannya sangat mudah dicerna.

    BalasHapus
  12. Nabila dari SMAN 12 kelas XI-3 artikel nya lengkap sekali jadi sangat mudah untuk di fahami

    BalasHapus
  13. WAHHHH KERENN SEKALIII

    BalasHapus
  14. Maudy SMAN 12 Surabaya kelas X-8.Rabu, November 06, 2024 7:32:00 PM

    Pesan : terimakasih banyak, bintang! artikelnya bermanfaatt banget, materi jelas, kalimat juga mudah dimengerti. semangat!

    BalasHapus
  15. keren banget bintang, artikel nya lengkap dan mudah dipahami

    BalasHapus
  16. Irma SMAN 12 kelas XI-8,
    wahh artikel nyaa lengkap dan mudah dipahami

    BalasHapus
  17. irfia dari smk sunter kelas 10
    materinya sangat bermanfaat dan mudah dimengerti

    BalasHapus
  18. nice info, keren bgtt materi sama penjelasannya sangat detail dan mudah dipahami, auto ranking 1 di kelas besok gue

    BalasHapus
  19. Dari: Marco SMAN 12 Kelas X-5
    pesan: bagus banget artikelnya sangat membantu buat belajar.

    BalasHapus
  20. Dari: Akbar SMKN 7 kelas X-titl 2
    pesan: wahh bagus bngtt artikelnya mudah di pahami😁

    BalasHapus
  21. Firman SMAN 12 Kelas X-7Jumat, November 08, 2024 7:47:00 AM

    bagus bgt isi artikelnya dan mudah untuk di pahami

    BalasHapus
  22. Dari: Ali SMAN 12 Kelas X-6
    Pesan: bagus banget artikelnya dan bisa buat belajar, semngat bintang

    BalasHapus
  23. Dari: Ibunya bintang
    Pesan: semangat, tugas nya mudah di pahami😊

    BalasHapus
  24. Dari: Ali SMAN 12 Kelas XII-5
    Pesan: bagus banget artikelnya

    BalasHapus
  25. Dari: Dewa SMAN 12 Kelas X-11
    Pesan: bagus banget artikelnya mudah untuk di pahami

    BalasHapus
  26. Dari: Oriza SMAN 12 Kelas XI-5
    Pesan: artikelnya detail dan gampang di pahami.

    BalasHapus
  27. Dari:Aliya SMAN 12 XI 4
    Pesan: artikelnyaa membantu sekali

    BalasHapus
  28. Adisty SMAN 12 XI 10
    Pesan: artikelnya mudah di pahami,jadi makin semangatt belajar

    BalasHapus
  29. Amanda SMAN 12 XI 6
    Pesan: artikelnyaa sangat membantu, kerenn bintang

    BalasHapus
  30. Dari: Neo SMAN 12 Kelas X-1
    Pesan: bagus banget artikelnya mudah di pahami

    BalasHapus
  31. Dari: Naisyillah SMAN 12 Kelas X-10
    Pesan: bagus dan mudah di pahami

    BalasHapus
  32. Dari: Devino SMAN 12 Kelas X-2
    Pesan: artikelnya sangat mudah untuk di pahami dan detail

    BalasHapus
  33. Dari: Ersya SMAN 12 Kelas XII-6
    Pesan: artikelnya detail dan mudah untuk di pelajari☺

    BalasHapus
  34. Dari:M.Mughni SMAN 12 Kelas XII-2
    Pesan: bagus dan mudah untuk di pahami

    BalasHapus
  35. jujur ini kerenn banget, berisi artikel yang sangat mudah dipahami dan bermanfaat sebagai pengetahuan

    BalasHapus
  36. dari: rora SMK SUNAN AMPEL X TKJ
    pesan: artikel nya bagus dan mudah di pahami

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia