Keanekaragaman Hayati Indonesia

 Keanekaragaman Hayati Indonesia




Disusun oleh: Annisa Nur Najma R./x-4/10

1. Persebaran Flora di Indonesia.

Flora di Indonesia tergolong flora Malesiana. Flora Malesiana merupakan jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipina bagian utara. Flora Malesiana didominasi oleh pohon dari familia Dipterocarpaceae, yaitu pohon yang menghasilkan biji bersayap. Contoh: meranti (Shorea sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.) Tipe hutan di Indonesia bagian timur agak berbeda. Mulai dari Sulawesi sampai Papua terdapat hutan non-Dipterocarpaceae.

2. Persebaran Fauna di Indonesia.

Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah Oriental, Australian, dan peralihan .

A. Fauna Wilayah Oriental 
Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fanua endemik: Badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan Gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan.

Badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon


Gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan

B. Fauna Wilayah Auatralian 
Fauna wilayah Auatralian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalia berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwarna. Contoh jenis fauna endemik: Cendrawasi (Paradisea minor), dan kangguru di Papua dan Maluku.

Cendrawasi (Paradisea minor) 

Kangguru di Papua dan Maluku.


C. Fauna Wilayah Peralihan 

Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: Babi rusa, Anoa, Maleo di Sulawesi


                                     maleo


                                  babi rusa


anoa

Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan menjadi tiga kelompok sebagai berikut :

1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis
Keunikan hutan hjan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan tropis di indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (Liana).

   2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim 
Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berbeda di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.

   3. Keanekaraman Tumbuhan di Hutan Sabana
Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumuptan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.

C. Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Keanekargaman hayati memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Berikut beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayati.
1. Nilai konsumtif, artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya untuk mencukupi kebutuhan pangan, perumahan, dan kesehatan.
2. Nilai ekonomi,artinya keanekaragaman hayati tersebut dapat diperjualbelikan atau dapat dihargai dengan uang.
3. Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem.
4. nilai biologis, artinya keanekaragaman hayati dobutuhkan sebagai penunjang kehidupan bagi makhluk hidup, termasuk.
5. Nilai ilmiah, artinya keanekaragman hayati dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
6. Nilai estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batin/mental spritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia.

Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dua cara sebagai berikut:
1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlinudngan agar tumbuhan dan hewan dapat hdup sesuai dengan habitat aslinya.
2. Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan memelihara tumbuhan dan hewan di luar habitat aslinya 

D. Inovasi Teknologi Biologi untuk Mengatasi Kelangkaan Makhluk Hidup

Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pelestarian ex situ, seperti kebun plasma nutfah. 
Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan hewan yang terancam punah atau langka yaitu perbanyakan dengan kultur jaringan dan kloning.

1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan 

A. Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah teknik dimana tanaman atau jaringan hewan yang memiliki karakteristik yang diinginkan dapat diperbanyak dalam lingkungan laboratorium.
B. Teknik ini melibatkan pengambilan sampel kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam kondisi steril menggunakan media khusus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

2. Teknologi Kloning

A. Teknologi kloning adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan salinan identik dari hewan atau tanaman tertentu. Dalam kasus hewan, teknologi kloning melibatkan pengambilan sel telur dan sel sperma,


B. menggabungkannya untuk membentuk embrio, kemudian menanamkan embrio ini ke dalam seekor induk yang akan melahirkan hewan yang merupakan salinan Identik dari Individu asal. 

C. Teknik Ini telah digunakan untuk menghasilkan klon hewan yang terancam punah, seperti badak putih utara yang terancam punah.

D. Keuntungan utama dari teknologi kloning adalah dapat mempertahankan spesies yang hampir punah atau memulihkan populasi yang telah berkurang drastis.

Kedua teknik ini memiliki peran penting dalat dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya

konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.

Sumber internet :
1. https://pin.it/5013kZ4P4
2. https://pin.it/6ProDWMbz
3. https://pin.it/5i6zTZTKu
4. https://pin.it/2V30TM92R
5. https://pin.it/2YjKd0AWN
6. https://pin.it/2Sr84Sko9
7. https://pin.it/3ksGQWaGZ

Komentar

  1. Keren bangettt😍 apalagi ketikannya rapii, nyaman dibaca💯🔥

    BalasHapus
  2. kerenn banget, membantu sekali informasinya

    BalasHapus
  3. Sangat jelas informasi nya🔥

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat, sudah disertakan gambar flora/faunanya juga 🔥🔥

    BalasHapus
  5. gampang dipahami dan ini sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. wahh sangatt bermanfaatt dan sangat mudah dipahami.. , semangattt🙀

    BalasHapus
  7. sangat bermanfaat dan gampang di pahami 🤩

    BalasHapus
  8. PowerPoint X MAUMBICI

    Materi mbulet kok dipelajari.

    BalasHapus
  9. sangat bermanfaat dan mudah dipahami

    BalasHapus
  10. Sangat bermanfaat dan materinya mudah di pahami

    BalasHapus
  11. kerennn sekalii untuk materinya sangat bermanfatt dan mudah dipahamii, semangatt semangatt 🤩🤩🤍

    BalasHapus
  12. Kezia Carolina Rombe X-11Kamis, November 07, 2024 1:02:00 PM

    trimakasi ya, blog ini buat aku nambah pengetahuan dan mudah dipahami banget

    BalasHapus
  13. KERENNN😻 materinya sgt bermanfaatt +++rapi

    BalasHapus
  14. Sangat bermanfaat bagi yang ingin belajar.

    BalasHapus
  15. KEREN BANGETT🤩 materinya sangat bermanfaat dan mudah di pahamii, semangatt 🌸🌸

    BalasHapus
  16. penulisannya rapih, jadi mudah dipahami😻

    BalasHapus
  17. Mudah di pahami

    BalasHapus
  18. waw keren sekali, sangat mudah di pahami 😍😍

    BalasHapus
  19. bagus banget mudah di pahami

    BalasHapus
  20. lucu banget ada gambarnyaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia