Keanekaragaman Hayati Indonesia

 Keanekaragaman Hayati Indonesia 


                           Disusun Oleh:

             Akhmad Nadhif Al-Faiz / X4 / 06


1. Persebaran Flora Di Indonesia 


Flora di Indonesia tergolong flora Malesiana. Fiora Malesiana merupakan jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipina bagian utara. Fiora Malesiana didominasi oleh pohon dari familla Dipterocarpaceae, yaitu pohon yang menghasilkan biji bersayap. Contoh: meranti (Shorea sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.). Tipe hutan Indonesia bagian timur agak berbeda. Mulal dari Sulawesi sampai Papua terdapat hutan non-Dipterocarpaceae.


2. Persebaran Fauna di Indonesia


Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah oriental, Australian, dan peralihan.

a. Fauna Wilayah Oriental

Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fauna endemik: badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, tapir (Tapirus indicus) di Pulau Sumatra, orang utan (Pongo pygmaeus) di Pulau Sumatra dan Kalimantan, jalak bali (Leucopsar rothschildi) di Pulau Bali, dan gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan.

b. Fauna Wilayah Australian

Fauna wilayah Australian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalla berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwarna. Contoh jenis fauna endemik: cenderawasih (Paradisea minor), kasuari (Casuarius glaeatus), dan kanguru di Papua dan Maluku.

c. Fauna Wilayah Peralihan

Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: babi rusa, anoa, maleo di Sulawesi, dan komodo di Pulau Komodo.

Secara umum, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropika dengan kondisi tanah yang baik, basah, dan hampir tidak ada musim kering. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan men- jadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.

1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis



Keunikan hutan hujan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan hujan tropis di Indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (liana).

 2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim



Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berada di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. 

3. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Sabana



Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumputan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di Indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.

C.Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati Indonesia merupa- kan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Penyebab terjadinya keanekaragaman hayati yaitu adanya proses evolusi dan adaptasi. Evolusi adalah perubahan yang terjadi dalam waktu lama yang akan membentuk makhluk hidup berbeda dengan asalnya sehingga menimbulkan spesies baru

Adapun adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap lingkungan yang berbeda dan akan menghasilkan makhluk hidup yang berbeda pula.

 Keanekaragaman hayati di bumi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Keanekaragaman hewan, tumbuhan, serta organisme yang ada di alam sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Kebutuhan yang dipenuhi oleh ketiganya tak hanya mencakup kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder.

Berikut beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayati 

1. Nilai konsumen artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya untu jati dan me (contoh: kay

Nila ekonomini), dan kesehatan (conto padi, Jagung, ple, dan temu lawak) dengan uang artinya keanekaragaontoh kunyit kancur, dant sperjualbelikan atta karet dan ko menjad kang. Contoh: rotan dan aman hayati tersebut dapat Benan fumitur serta karet dan kopi

2 menjadi komoditas ekspor yang penting mempertahankan 3keberlanjutan ek artinya keanekaragan di pasar dunilemiliki peranan dang ke ekosistem. hayati mekarang mendukung kelenjaga kestabilan Iklim glob hewan air, hutan hujan ir paberadaan terumbu kara bumi dan dapat menjaga kestabilan

4. Makhlokologus, artinya keanekaragaman hayati sebagai penunjang kehidumen makhluk hidup, termasuk manusigaman hayati dibutuhkangeluarkan oksigen untuk pernapasan lain.

5.  engembang artinya keanekaragaman sebagai bahan genelin peryd Meru Betiri, Ban limu pengetahuan man hayati dapat dindipenelitian dan penangkaran penyu di Banyuwangi.

6. Nilaj estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batir dengan terumbu karang sebagai lambah ketenangan dan kebana dan manusia. Contoh: taman laut dengan terumbu

Selain beberapa nilai manfaat yang telah disebutkan tersebut, keanekaragamanpertahankan miliki manfaat langsung yang sangay ang telah disebutkan persehanusia dalam mempertahanan lebis unend ekosistem. Sebagai contoh ke bagi kehidun hayati yang dimiliki oleh hutan hujan tropis lebih mendukung untuk kelestaricontoh keanekaragamgkan dengan ekosistem pertang tingg monokultur. Hal ini disebabkan olehtarin okosistem dibandingki keanekaragaman hayati yang dina Keanekaragaman hayati juga memiliki berbagai fonissi bagi keberlangsungan kehidupan manusia antara lain sebagai sumber pangan, sandang dan papan, sumber obat-obatan, serta sumber kosmetik.

Agar tidak punah dan langka, keanekaragaman hayati Indonesia perlu dijaga kelestariannya Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayali di Indonesia diperlukan berbagai usaha pelestarian.

Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. Contoh: pelestarian komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan bunga bangkai (Rafflesia arnoldii) di Bengkulu.

2. Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan tumbuhan dan hewan di Luar habitat aslinya. Pelestarian ex situ dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut. 

a. Kebun botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan yang hidup. Contoh: Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, dan lain-lain.

b. Kebun koleksi, yaitu kebun yang berisi berbagai jenis nutfah tanaman yang akan dipertahankan dan dikembangkan dalam bentuk hidup. Contoh: koleksi kelapa di Bone-Bone.

c. Kebun plasma nutfah, yaitu mirip kebun koleksi, tidak hanya mengembangkan plasma nutfah yang unggul, tetapi mencakup bibit tradisional serta kerabat liarnya.

d. Penangkaran hewan, contohnya penangkaran penyu, buaya, ayam hutan dan orang utan

D.Inovasi Teknologi Biologi untuk Mengatasi Kelangkaan Makhluk Hidup

Seperti yang telah kita ketahui pada bab sebelumnya bahwa inovasi teknologi biologi merupakan inovasi yang melibatkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek biologi, seperti penelitian genetika, pengembangan obat-obatan, rekayasa genetika, dan banyak lagi.

Inovasi teknologi biologi dapat menjadisolusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup.Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pelestarian ex situ, seperti kebun plasma nutfah. Selain itu, untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup bisa dilakukan dengan kultur jaringan dan kloning.

 Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan kloning

1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan

a.Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah teknik di mana tanaman atau jaringan hewan yangmemiliki karakteristik yang diinginkan dapat diperbanyak dalam lingkungan laboratorium. 

b. Teknik ini melibatkan pengambilan sampel kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam kondisi steril menggunakan media khusus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

c. Dalam kasus tanaman, teknik ini sering digunakan untuk menghasilkan klon tanaman yang bebas dari penyakit atau varietas tanaman yang unggul dalam hal produktivitas atau ketahanan terhadap hama.

d. Keuntungan utama dari teknik ini adalah memungkinkan perbanyakan yang cepat dan berkualitas tinggi dari tanaman yang diinginkan

2. Teknologi Kloning




a. Teknologi kloning adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan salinan identik dari hewan atau tanaman tertentu. Dalam kasus hewan, teknologi kloning melibatkan pengambilan sel telur dan sel sperma,

b. menggabungkannya untuk membentuk embrio, kemudian menanamkan embrio ini ke dalam seekor induk yang akan melahirkan hewan yang merupakan salinan identik dari individu asal. 

c. Teknik ini telah digunakan untuk menghasilkan klon hewan yang terancam punah, seperti badak putih utara yang terancam punah.

d. Keuntungan utama dari teknologi kloning adalah dapat mempertahankan spesies yang hampir punah atau memulihkan populasi yang telah berkurang drastis. 

Kedua teknik ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi Ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.


Sumber Internet Persebaran Flora Di Indonesia:

https://images.app.goo.gl/648p6B86UG6ULzvu6


Sumber Internet Persebaran Fauna Di Indonesia:

https://images.app.goo.gl/xRJLchYU2HsDU6Dm6


Sumber Internet Keanekaragaman tumbuhan di hutan hujan tropis:

https://images.app.goo.gl/XNWpPyNGVy7DQLwNA


Sumber Internet Keanekaragaman tumbuhan di hutan musim:

https://images.app.goo.gl/cdHajhHiEcbF8CoMA


Sumber Internet keanekaragaman Tumbuhan Di Hutan Sabana:

https://images.app.goo.gl/kk3eNP6hX9EFFTPR6


Sumber Internet Teknologi Kloning:

https://images.app.goo.gl/srsd2jZi5tu8ezDU7


Motto: " To Be Better "

Komentar

  1. Dari: Rahmat Ali SMAN 12 kelas XII-5
    Pesan: wahhh bagus banget artikelnua, sangat membantu sekali

    BalasHapus
  2. Dari : Latifatussyifa' I SMA WH 5
    Pesan : keren banget artikelnya mudah dipelajari dan dilahami. sangat membantu untuk belajar tentang keanekaragaman hayati indonesia

    BalasHapus
  3. dari : smk wijaya putra
    pesan : keren banget artikel nya, dapat dipahami dengan mudah, bisa membantu menambah pengetahuan

    BalasHapus
  4. Dari Bagas
    Kelas: X -8

    wahhh bagus banget artikelnya, sangat membantu sekali, dan sangat menarik artikel ini.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman Hayati Indonesia