Keanekaragaman Hayati Indonesia

 Keanekaragaman Hayati Indonesia






                              Disusun oleh :

                   Lovenia ike fadhila/ X.4 / 25

B. Keanekaragaman Hayati Indonesia

  Letak geografis Indonesia di daerah tropis menyebabkan Indonesia memiliki banyak hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis Indonesia me- miliki berbagai jenis flora dan fauna yang tidak dijumpai pada bagian bumi lainnya se- hingga Indonesia mendapat sebutan sebagai megabiodiversity country.

1. Persebaran Flora di Indonesia


Gambar 1


Flora di Indonesia tergolong flora Malesiana. Flora Malesiana merupakan jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di beberapa daerah, yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Filipina bagian utara. Flora Malesiana didominasi oleh pohon dari famillia Dipterocarpaceae, yaitu pohon yang menghasilkan biji bersayap. Contoh: meranti (Shorea sp.) dan keruing (Dipterocarpus sp.). Tipe hutan Indonesia bagian timur agak berbeda. Mulai dari Sulawesi sampai Papua terdapat hutan non-Dipterocarpaceae.


2. Persebaran Fauna di Indonesia

  

Gambar 2


Berdasarkan garis Wallace dan Weber, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah persebaran fauna, yaitu wilayah oriental, Australian, dan peralihan.

a. Fauna Wilayah Oriental

Fauna wilayah oriental meliputi berbagai macam primata, mamalia besar, dan berbagai jenis burung yang memiliki kicauan merdu. Contoh jenis fauna endemik: badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, tapir (Tapirus indicus) di Pulau Sumatra, orang utan (Pongo pygmaeus) di Pulau Sumatra dan Kalimantan, jalak bali (Leucopsar rothschildi) di Pulau Bali, dan gajah (Elephas maximus) di Sumatra dan Kalimantan.

b. Fauna Wilayah Australian

Fauna wilayah Australian didominasi hewan berkantong, terdapat mamalia berukuran kecil, dan banyak jenis burung yang berwarna. Contoh jenis fauna endemik: cenderawasih (Paradisea minor), kasuari (Casuarius glaeatus), dan kanguru di Papua dan Maluku.

c. Fauna Wilayah Peralihan

Fauna wilayah peralihan meliputi jenis hewan yang mirip dengan hewan di wilayah oriental dan Australian. Contoh jenis fauna endemik: babi rusa, anoa, maleo di Sulawesi, dan komodo di Pulau Komodo.

Secara umum, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropika dengan kondisi tanah yang baik, basah, dan hampir tidak ada musim kering. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia dibedakan men- jadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.



1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Hujan Tropis





Gambar 3


Keunikan hutan hujan tropis yaitu pada kelimpahan kekayaan dan kesuburannya. Kesan ini tidak hanya pada kekayaan jenis ekosistem, tetapi juga keanekaragaman yang luar biasa pada tumbuhan, dilihat dari ukuran, bentuk, pertumbuhan, dan perawakan. Ciri-ciri hutan hujan tropis di Indonesia yaitu adanya tumbuhan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan merambat (liana).

2. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim




Gambar 4



Keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan musim berbeda dengan keanekaragaman moo jenis di hutan hujan tropis. Persebaran hutan musim di Indonesia membentuk kelompok hutan kecil yang berada di antara tipe vegetasi lainnya. Contoh hutan musim di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. 

3.  Tumbuhan di Hutan Sabana




Gambar 5

Hutan sabana didominasi oleh rumput-rumputan dan herba. Hutan sabana ditemukan di daerah kering di Indonesia yang digunakan sebagai tempat berburu dan menggembala.




C. Manfaat dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati Indonesia merupa- kan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Penyebab terjadinya keanekaragaman hayati yaitu adanya proses evolusi dan adaptasi. Evolusi adalah perubahan yang terjadi dalam waktu lama yang akan membentuk makhluk hidup berbeda dengan asalnya sehingga menimbulkan spesies baru. 
Adapun adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap lingkungan yang berbeda dan akan menghasilkan makhluk hidup yang berbeda pula. Keanekaragaman hayati di bumi memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Keanekaragaman hewan, tumbuhan, serta organisme yang ada di alam sangat dibutuhkan manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Kebutuhan yang dipenuhi oleh ketiganya tak hanya mencakup kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder.

Berikut beberapa nilai manfaat yang terkandung dalam keanekaragaman hayati. 

1. Nilai konsumtif, artinya keanekaragaman hayati memberikan manusia sumber daya untuk mencukupi kebutuhan pangan (contoh: padi, jagung, pisang, dan ayam), perumahan (contoh: kayu jati dan meranti), dan kesehatan (contoh: kunyit, kencur, dan temu lawak). 

2. Nilai ekonomi, artinya keanekaragaman hayati tersebut dapat diperjualbelikan atau dapat dihargai dengan uang. Contoh: rotan dan kayu ramin diekspor untuk bahan furnitur serta karet dan kopi menjadi komoditas ekspor yang penting di pasar dunia. 

3. Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Contoh: keberadaan terumbu karang mendukung kelangsungan hidup ikan dan hewan air, hutan hujan tropis merupakan paru-paru bumi dan dapat menjaga kestabilan iklim global.

4. Nilai biologis, artinya keanekaragaman hayati dibutuhkan sebagai penunjang kehidupan bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Contoh: tumbuhan mengeluarkan oksigen untuk pernapasan makhluk hidup lain.

5. Nilai ilmiah, artinya keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai bahan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contoh: penelitian dan penangkaran penyu di Meru Betiri, Banyuwangi.

6. Nilai estetika, artinya keanekaragaman hayati dapat memenuhi kebutuhan batin/mental spiritual yang dapat menambah ketenangan dan kebahagiaan manusia. Contoh: taman laut dengan terumbu karang sebagai tempat rekreasi. 

Selain beberapa nilai manfaat yang telah disebutkan tersebut, keanekaragaman hayati memiliki manfaat langsung yang sangat penting bagi kehidupan manusia dalam mempertahankan keberlangsungan ekosistem. Sebagai contoh keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh hutan hujan tropis lebih mendukung untuk kelestarian ekosistem dibandingkan dengan ekosistem pertanian yang monokultur. Hal ini disebabkan juga memiliki berbagai fungsi bagi keberlangsungan kehidupan manusia antara lain sebagai sumber pangan, sandang dan papan, sumber obat-obatan, serta sumber kosmetik.

Agar tidak punah dan langka, keanekaragaman hayati Indonesia perlu dijaga kelestariannya Untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayali di Indonesia diperlukan berbagai usaha pelestarian.

Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1. Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. Contoh: pelestarian komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon, dan bunga bangkai (Rafflesia arnoldii) di Bengkulu

2. Pelestarian ex situ adalah melakukan perlindungan dan pemeliharaan tumbuhan dan hewan di luar habitat aslinya. Pelestarian ex situ dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut. 
a. Kebun botani, yaitu kebun yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan yang hidup. Contoh: Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi, dan lain-lain.
b. Kebun koleksi, yaitu kebun yang berisi berbagai jenis nutfah tanaman yang akan dipertahankan dan dikembangkan dalam bentuk hidup. Contoh: koleksi kelapa di Bone-Bone.
c. Kebun plasma nutfah, yaitu mirip kebun koleksi, tidak hanya mengembangkan plasma nutfah yang unggul, tetapi mencakup bibit tradisional serta kerabat liarnya.
d. Penangkaran hewan, contohnya penangkaran penyu, buaya, ayam hutan, dan orang utan.




D. Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup.

Seperti yang telah kita ketahui pada bab sebelumnya bahwa inovasi teknologi biologi merupakan inovasi yang melibatkan penerapan teknologi dalam berbagai aspek biologi, seperti penelitian genetika, pengembangan obat-obatan, rekayasa genetika, dan banyak lagi.

Inovasi teknologi biologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan pelestarian ex situ, seperti kebun plasma nutfah. Selain itu, untuk mengatasi kelangkaan makhluk hidup bisa dilakukan dengan kultur jaringan dan kloning.

Berikut dua teknik utama yang sering digunakan untuk menjaga dan memulihkan populasi tanaman dan hewan yang terancam punah atau langka yaitu perbanyakan dengan kultur jaringan dan kloning.

1. Perbanyakan dengan Kultur Jaringan

a. Perbanyakan dengan kultur jaringan adalah teknik di mana tanaman atau jaringan hewan yang memiliki karakteristik yang diinginkan dapat diperbanyak dalam lingkungan laboratorium.

b. Teknik ini melibatkan pengambilan sampel kecil dari tanaman atau jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam kondisi steril menggunakan media khusus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

C. Dalam kasus tanaman, teknik ini sering digunakan untuk menghasilkan klon tanaman yang bebas dari penyakit atau varietas tanaman yang unggul dalam hal produktivitas atau ketahanan terhadap hama.


d. Keuntungan utama dari teknik ini adalah memungkinkan perbanyakan yang cepat dan berkualitas tinggi dari tanaman yang diinginkan.


2. Teknologi Kloning









a. Teknologi kloning adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan salinan identik dan hewan atau tanaman tertentu.

b. Dalam kasus hewan, teknologi kloning melibatkan pengambilan sel telur dan sel sperma, menggabungkannya untuk membentuk embrio, kemudian menanamkan embrio ini ke dalam seekor induk yang akan melahirkan hewan yang merupakan salinan identik dari individu asal.

c. Teknik ini telah digunakan untuk menghasilkan klon hewan yang terancam punah, seperti badak putih utara yang terancam punah.

d. Keuntungan utama dari teknologi kloning adalah dapat mempertahankan spesies yang hampir punah atau memulihkan populasi yang telah berkurang drastis.

  Kedua teknik ini memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan memungkinkan pelestarian dan pemulihan spesies yang terancam punah. Meskipun teknologi Ini merupakan alat yang sangat berguna, tetap penting untuk menjaga habitat alami dan mengurangi ancaman manusia terhadap keanekaragaman hayati. Sehingga, selain menggunakan teknologi, upaya konservasi yang melibatkan komunitas lokal dan penegakan hukum yang ketat juga sangat penting untuk pelestarian keanekaragaman hayati demi generasi mendatang.



Sumber Internet:

Gambar 1 https://images.app.goo.gl/ykzR2oa7a3kFTJ8X8

Gambar 2 https://images.app.goo.gl/My7xCMaxWeGw2b1j8

Gambar 3 https://images.app.goo.gl/Fc7SaHRk7EjVMxhcA

Gambar 4 https://images.app.goo.gl/cEwPJuEypFJG8AwL9

Gambar 5 https://images.app.goo.gl/oNPpfQepu8WXAKgA9

Gambar 6 https://images.app.goo.gl/381332sivBejYg9R7


Motto: "Jangan pernah menyerah, karena biasanya keajaiban terjadi di saat kita paling putus asa."

Komentar

  1. Fina Nur X-11
    Penjelasannya sangat bagus,tetap semangatttt

    BalasHapus
  2. nama: Arsya intan oktavia
    kelas: x.9
    sekolah: SMAN 12 Surabaya
    informasi nya lengkap seperti bab yang dipelajari

    BalasHapus
  3. Nama: Javier mahsa
    Kelas: X2
    Sekolah: SMA Wijaya Putra
    sangat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan

    BalasHapus
  4. Nama : Nadia Azzahra
    Kelas : X Keperawatan 1
    Sekolah : SMK Unggulan Terpadu
    Penjelasannya mudah dipahami

    BalasHapus
  5. Nama: Keysha Aurelia/X-2
    sekolah: SMAN 21 Surabaya
    Komen:informasi nya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. Nama: Zaskia suci febriana
    Kelas: X AKL 1
    Sekolah: SMK Wachid Hasyim 2
    wahhh penjelasannnya sangat detail dan lengkap, materi sangat mudah untuk dipahami

    BalasHapus
  7. hallo akuu anggi dari sma wh kelas 10,semangat yaa lope sekolah nyaa

    BalasHapus
  8. nama: sabrina ayu
    kelas: x-1
    sekolah: sma Wijaya putra
    kerenn bangettt, penjelasannya lengkap dan gampang di pahami ,semangat teruss loveniaa

    BalasHapus
  9. Nama : Cavin B.F.S
    Kelas : X TKJ 2
    Sekolah : Dharma Bahari Surabaya
    Komen : informasi yang sangat berguna dan dapat menambah wawasan, semangat yaaa

    BalasHapus
  10. nama : nathasa fatta zania
    kelas: 11-5
    komen: keren banget dikzkzz smngt💓👩🏻‍❤️‍💋‍👩🏼

    BalasHapus
  11. nayla X-2
    materinya sangat bermanfaat dan mudah di pahami, semangat lovee

    BalasHapus
  12. nama:Andju tiara
    kelas:X DKV A
    sekolah:SMK BAHRUL ULUM MENGANTI
    komen:materinya bagus beserta contoh foto

    BalasHapus
  13. Materi nya sangat detail dan mudah dipahami, semangatt teruss

    BalasHapus
  14. nama: Keisya rianti
    kelas:X TSM C
    asal sekola: SMK NU BAHRUL ULUM
    mudah dipahami dan sangat bagus disertakan contoh foto, semangat ngerjainn tugasnyaa cantikk

    BalasHapus
  15. Nama: Ulfiyah rohamtul iftinah
    Kls: X AK B
    Asal sekolah: SMK NU BAHRUL ULUM
    Materinya mudah dipahami dan disertakan contoh foto,semangat terus ngerjainnyaa

    BalasHapus
  16. nama: grcea bella
    sekolah: brwijaya2
    komen: kakanyaa kerenn, sangat baguss sekali pemahaman nya cukup jelass semangatt buwat kakanyaa

    BalasHapus
  17. nama:Kirana melati
    kelas:X DKV A
    sekolah: SMK NU BAHRUL ULUM
    komen: kerenn, materinya mudah di pahami, sangatt baguss tetap semangat yaa

    BalasHapus
  18. tiaa X7, SMA WACHID HASYIM 1 SBY
    susunan materinya mudah dipahami baguss poll, semangatt nugassnyaa

    BalasHapus
  19. nama: Vinza dewa
    asal sekolah: SMAN 11 AMBON
    keterangan: penjelasan sangat detail dan mudah di pahami.semangatt yaa

    BalasHapus
  20. Nama: Rahma Nanda N.F
    Kelas:X-1
    Sekolah:SMA NEGRI 12 SURABAYA
    Komentar:Pembahasannya tentang peran keanekaragaman hayati dalam ekosistem serta dampaknya terhadap manusia sangat jelas. Kamu berhasil menunjukkan betapa pentingnya menjaga kelestarian alam.

    BalasHapus
  21. penjelasannya mudah dipahami, sangat bagus penyusunannya, dan bermanfaat

    BalasHapus
  22. Penjelasan mudah di pahami, artikelnya jga bagus

    BalasHapus
  23. Artikelnya sangat bagus, dan mudah sekali untuk di pahami☺

    BalasHapus
  24. penyusunan materinya sangat bagus, dan mudah sekali untuk di pelajari, jadi semngat buat belajar

    BalasHapus
  25. baguss bngttt,smngatt yaa

    BalasHapus
  26. baguss bngttt,smngatt yaa

    BalasHapus
  27. Bagus banget artikelnya mudah di pelajarai

    BalasHapus
  28. Semangattt artikelnya bagus banget enak buat belajar

    BalasHapus
  29. Bagus banget artikelnya mudah untuk di pahami dan mudah di pahami☺

    BalasHapus
  30. sekolah:sman 12
    terimakasih menambah informasi

    BalasHapus
  31. sekolah: SMAN 12 Surabaya
    sip menambah wawasan

    BalasHapus
  32. Keren bangett materinya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"UNESA, AAL, dan Tugu Pahlawan adalah Simbol Ilmu, Pertahanan, dan Perjuangan Indonesia"

Keanekaragaman Hayati Indonesia